Kisah William Netherland Kecil Pembawa Biola Walau Sudah Menjadi Hantu
Hai guys kali
ini aku mau review. novel buatan rissa!
siapa sih yang gak kenal Risa Saraswati jadi
dia itu adalah yang mempunyai channel jurnalrisa yang itu loh tentang
penelusuran dan explore kayak gitu-gitu tempat yang lumayan seram, eh ga
lumayan emang serem gaisss…
Nah di sini itu aku mau bahas tentang novel William, dia itu adalah salah satu dari Peter CS. Dia adalah seorang yang menurut aku karakternya tuh dia pendiam gitu dan suka bawa biola kan ya. Dan menurut aku Dia paling ganteng. Hendrick juga ganteng sihh tapi nanti kapan-kapan reviewnya aku belum baca sih yang novel hendrick.
Jadi untuk covernya itu aku suka karena dia
elegant gitu ya Blackmatte, nggak tahu aku suka warna blackmatte aja kayak
lebih elegant gitu. terus di sini ada gambar William sedang memegang biola dan
ada judulnya William Terus di bawahnya ada tulisan Risa Saraswati Nah william
bikin quote dibukunya gitu seperti ini “aku
adalah jiwa mati paling berbahagia. hidup sesungguhnya dimulai saat aku tak
lagi bernafas”
untuk kertas novelnya ini aku Lumayan suka
sih dia tuh kayak kertas novel biasanya dan lebih ringan daripada hvs. ini
sebenarnya aku udah lama sekitar tahun 2018 Kalau nggak salah bacanya sekarang
udah 2021 iya udah lama banget udah nggak baca baca novel lagi kira-kira Kalian
ada nggak nih rekomendasi novel yang sekiranya lucu seru atau bikin penasaran
banget untuk dibaca? Ini nggak ada daftar isinya Ya aku udah agak lupa jadi aku
bisa ingat sebagian sambal buka novelnya ya.
Dalam banget ya artinya, mungkin dia di
masa hidupnya kurang bahagia, kalau dari menurut yang aku baca sih ya. dia itu lebih
suka sama kehidupan setelah di alam sana karena dia bilang dia lebih mempunyai
banyak teman seperti Hans, Hendrick, Janshen, dan Peter
Jadi William itu adalah seorang anak baik tetapi
berada di sebuah keluarga kaya dan mempunyai perusahaan besar gitu Cuma, cara
kerja orang tuanya itu di perusahaan tersebut itu lumayan licik dan serakah
katanya. orang tuanya itu Menurut aku ya mungkin kurang memberi perhatian gitu
loh kayak Mereka sibuk dengan pekerjaannya dan Mamanya sibuk dengan menjadi mommy
sosialita. sedangkan will itu sangat berkebalika 180° dari orang tuanya yang
sombong.
William adalah salah satu dari banyaknya
orang netherlands yang tinggal di Indonesia pada saat zaman dulu itu, dan
teman-temannya will di saat itu adalah anaknya orang-orang kaya dan ya you know
lah nggak di zaman dulu doang sih sebenarnya tapi di zaman sekarang kayaknya
orang-orang kaya juga lumayan agak Menyombong gitu ya Jadi si will tersebut kurang
suka gitu Sama orang-orang kaya yang menyombongkan kekayaannya gitu. Termasuk teman-teman
dan juga orang tuanya.
Tidak lama kemudian dia menemukan teman
seorang pribumi bernama Toto di daerah Bandung tentunya. Dia lebih suka bermain
bersama anak pribumi. William Van kemmen atau nama panjang dari seorang William
dan teman barunya yang bernama Toto itu bermain mengitari rumah dan juga perkampungan
sekitar sana dan will ikut mengitari Bersama toto. intinya dia sedang berusaha
berseru-seru di masa masa hidupnya bersama orang-orang pribumi dia lebih suka
kepada orang-orang pribumi gitu loh.
Suatu hari William masuk di salah satu
sekolah belanda yang ada di bandung, dia berkenalan di sekolah itu seperti ini “Namaku William Van kemmen baru pindah ke
Bandung Belum lama ini aku berasal dari Den Haag, senang berkenalan dengan
kalian semua Semoga kalian mau berteman denganku dan mengajariku banyak hal
tentang Bandung salam kenal.”
karena ketampanan seorang William di kelas
pun banyak yang berbisik-bisik gitu loh kayak Ya biasalah kan ciwi-ciwi, dan
ada beberapa teman yang tidak asing dan pernah bertemu di acara sosialita mommy
nya dan mereka yang tidak suka dengan will pun mencibir.
masih panjang ceritanya dan aku nggak bakal
mau spoiler kalian sementara kita lanjut jadi Itu sekilas tentang William Kali
ini aku lanjutin aja ya biar nggak spoiler aku lanjutin tentang lagu boneka
abdi. “Abdi teh ayeuna gaduh hiji
boneka. teu kinten saena Sareng lucuna. ku Abdi di erokna erokna Sae pisan. Cing
mangga tingali Boneka Abdi”
Ya pengikut jurnal di saat tahu novelnya
Risa Saraswati pasti tahu film danur dan ada lagu ini kan lagu Abdi Teh. jadi awalnya lagu itu
dinyanyikan oleh oleh Bibi atau kayak pembantu rumah tangga gitu di jaman Belanda
dan sebenarnya tidak hanya di tempat William aja sih pembantu yang tahu lagu
itu, Jadi hampir semua orang Bandung teh tau gitu kan lagu tersebut.
Nah karena mereka mungkin udah biasa menyanyikan
untuk menidurkan anaknya di zaman dulu. jadi Itu kayak terbawa gitu loh, terus
kayak nyanyiin nyanyiin mungkin kemungkinan besar juga mereka menyanyikan untuk
anak majikan atau Nederlands kecil ini dengan lagu itu. Nah setelah bibinya ini
bernyanyi William memperhatikan dengan terus dilihatin tertarik dengan lagu ini.
william pun bertanya “lagu Apa itu bi?”
dan wanita tersebut lumayan terkaget dan bersimpuh di hadapannya. Sambil
menggelengkan Kepala dia menjawab “tidak
tuan Bukan lagu apa-apa Maafkan saya telah mengganggu tuan William”
jawabnya terbata-bata.
william pun tersenyum karena mungkin
dasarnya William pun suka musik/lagu jadi William pun sebenarnya suka mendengar
lagu Abdi teh tersebut. “tidak apa-apa bi,
Mama Papa tidak ada disini panggil saja nama saya William. Berdirilah tidak
sopan jika saya membiarkan Bibi menunduk dan Duduk seperti itu di depan saya.”
Will pun mengambil biolanya dan memainkan
lagu yang Bibi tersebut nyanyikan. William beserta Bibi tersebut memainkan
biolanya di belakang rumah dan menyanyikan lagu berjudul boneka abdi.
Oke lanjut ya,
jadi will itu punya guru namanya dietje. dietje
tiba-tiba memutuskan untuk pulang ke Belanda dia bilang “aku akan kembali ke Rotterdam orang tuaku memintaku kembali ke sana
Mereka bilang situasi di Hindia Belanda akan segera memburuk
dietje adalah salah satu guru yang William
suka William lebih nyaman bersama gurunya dietje tersebut daripada dari guru
sekolahnya yang sebelas duabelas lah kayak murid-muridnya juga di sana. Jadi dietje
mendengar kalau desas-desus tentang penyerangan Jepang menguasai Asia sudah
santer terdengar
sampai akhirnya sudah lama berlalu dietje
sudah lama pergi meninggalkan William. keluarga van kammen pun memutuskan untuk
tinggal di Hindia Belanda karena bisnisnya sebentar lagi akan mencapai masa
jaya. awalnya Johan yaitu Papa dari William merasa khawatir akan keselamatan
anak dan istrinya tetapi Maria mama dari William dengan kekeuh mengatakan bahwa
beberapa tahun lagi bisnisnya akan melonjak tinggi dan mereka bisa menyewa
banyak orang untuk menjaga rumah. awalnya Johan hanya ingin membantu di bidang
militer Belanda, tetapi mereka malah asyik bergelut bisnis akhirnya anaknya pun
Terlupakan.
Suatu hari tiba-tiba Maria pun menemukan
gaunnya sobek dsan rusak. Maria pun membentak bentak pembantunya tersebut dan
pembantunya memohon-mohon agar tidak dipecat. Pembantu itupun sampai memohon
pada kaki maria. Maria dengan kasar berkata seperti ini “jangan pegang kakiku. Aku jijik Kau sungguh akan aku pecat biar
kelaparan kau di luar sana! kau tahu harga gaun ini Bahkan tak setimpal dengan
harga dirimu!” Maria berteriak dengan lancang seperti itu.
William yang tidak suka dengan perilaku
ibunya pun dia geram dan tidak bias menahan emosinya lagi. Dan dia berkata “Mama Jangan bersikap seperti itu Dia
adalah manusia sama sepertimu. Tidak ada bedanya dimata tuhan, bajumu ini hanya
akan menjadi sampah tubuhmu dan wajah cantik. yang menurutmu cantik itu hanya
akan Menjadi santapan belatung bertobatlah Mama kau tak akan selamanya hidup.
kelak kau akan mati seperti orang yang sedang kau hina ini” sebuah tamparan
keras oleh William kepada mamanya.
Opa naufal yaitu kakek dari William yang
ada di netherland seringkali meminta orang tuanya untuk kembali ke Nedherland
karena Hindia Belanda sudah tidak aman. Tetapi orangtua will menolak dan lebih
memilih menyewa banyak sekali inlander untuk berjaga-jaga di rumah will. memerintahkan
anak buahnya untuk ikut menjaga rumah dan beberapa orang tentara berseragam
terlihat berseliweran kesana kemari di dalam rumah masa-masa yang sangat aneh.
saat ini pun Maria sudah ketar-ketir dengan
kedatangan Nippon atau Jepang. Awalnya dia yang gentar untuk tetap tinggal di
Hindia Belanda tapi sekarang dia juga yang takut mati karena Jepang.
akhirnya beberapa hari berlalu nippon pun dating.
William tidak tertarik saat para inlander yang bekerja di rumahnya berlarian
keluar. suara jeritan orang-orang desing tembakan senapan anak-anak itu hanya
duduk sambil memegangi biolanya di ruang tengah. pada hari itu dia mendekam di
kamar. menurut saja saat pembantunya meminta dia bersembunyi di bawah tempat
tidur. Masih jelas terdengar suara langkah kaki orang berbicara dengan bahasa
asing mungkin benar mereka orang nippon. tanpa gentar diangkat biolanya dan
memainkan sebuah lagu tentang kesedihan perpisahan dan kesendirian suara biola
itu memecah keheningan tetapi mengundang mereka(nippon) untuk masuk. semua
orang berteriak untuk William menghentikan biola tersebut Namun anak itu tetap
bersikukuh memainkan biola Berkali-kali tubuhnya ditendang dari belakang. Anak
itu tidak goyah dan tetap berada di posisinya hingga akhirnya sebuah sabitan
benda tajam di leher William membuat segalanya menjadi gelap. suara biola tak
terdengar lagi begitupun dari nafasnya kembali Hening lebih dari keheningan
sebelumnya. tubuh dan kepalanya terpisah. ada yang aneh dalam jasad William
yaitu sebuah senyum yang terlihat jelas di wajahnya dengan mata terpejam seolah
anak itu sedang tertidur dalam mimpi yang indah.
“Selamat
tidur William Selamat datang dalam kesunyian Abadi Hanya Kau satu-satunya jiwa
mati yang sangat berbahagia atas kematian mu. hidup yang sesungguhnya dimulai
saat kau tak lagi bernafas”
Selesai.
Akhirnya sudah selesaiiii… aku sebenarnya
mau nyeritain sinopsis lengkapnya juga capek banget. Pasti ini panjang banget
kan Iyalah namanya juga novel cuman aku tadi menceritakan sebagian yang aku
ingat dan ini aku sambil baca buku yang juga tadi biar nggak salah memberi
informasi kepada kalian ya begitulah cerita dari seorang Netherland kecil yang dewasa
dan tampan bernama William.
Jadi, mari baca mari baca kita perbanyak
ilmu walaupun dengan novel Tapi menurut aku Aku lebih suka ilmu dari novel
bacaan gitu sih karena lebih seru karena kan aku juga nggak tahu nih zaman dulu
tuh Netherland kayak gimana ya mikirnya kayak gitu Untuk kehidupannya kayak
gimana karena novel ini aku jadi tahu kehidupan Netherland itu di sini Nggak
cuma seperti itu yang di buku sejarah. Tuliskan tetapi mereka juga. ada yang
berbisnis ada yang segala macam nih banyak banget kan. udah selesai review
singkat dan sinopsis singkat. kalian tetap harus baca sendiri karena feel-nya
beda banget. nextnya nanti aku bakalan bahas novel lain kalua sempat ya gengss.
udah deh, aku pamit undur diri dulu. nanti kita ketemu lagi di cerita cerita
selanjutnya.
See you bye bye!
harus banget baca novel lainnya nih ya kakkk
BalasHapusTidakk aku takut, help!!!
BalasHapusAww iya kak aku juga baca ini. Keren bangettt
BalasHapuskeren lah pokoknya
BalasHapusceritanya bagus juga
BalasHapusaku suka mtk tp juga suka kamu eh suka sejarah
BalasHapusjerome artis kok jan cngburu
HapusCeritanyabkurang suka aku
BalasHapuskm gacape nugas trus bobo gaisssss, iya ak cppe dhlh.
BalasHapusShopee cod shoope cod, bayar langsung di tempat
BalasHapus